Perhatikan 6 Poin ini Agar Tanaman Hias Tidak Mati Secara Tiba-tiba!

Agar Tanaman Hias Tidak Mati – Tak jarang, ada pendekatan yang salah dalam merawat tanaman hias yang berujung pada masalah. Tanaman layu atau mati secara tiba-tiba.

Keluhan tentang skenario ini kerap dilontarkan oleh sejumlah juru kampanye tanaman hias yang belum berpengalaman di berbagai grup Facebook. Secara umum, mereka melaporkan layu daun tanaman secara tiba-tiba, busuk akar, dan gejala lainnya.

Pada kenyataannya, mereka mengikuti praktik perawatan normal seperti penyiraman dan pemupukan yang sering. Ini adalah masalah khas dengan tanaman dalam ruangan.

Masalah ini tidak diragukan lagi merepotkan, dan sering mengganggu pemiliknya. Ini terutama benar jika itu mempengaruhi tanaman hias yang baru diperoleh. Belum lagi fakta bahwa itu cukup mahal untuk dibeli. Bisakah Anda menanggung kerugian?

6 Poin ini Agar Tanaman Hias Tidak Mati Secara Tiba-tiba

Terlepas dari kenyataan bahwa setiap orang ingin tanaman mereka tumbuh dengan daun dan bunga yang subur. Jadi apa masalahnya? Sangat masuk akal berdasarkan pola pengobatan. Namun perhatikanĀ  6 Poin ini Agar Tanaman Hias Tidak Mati Secara Tiba-tiba, seperti dalam ulasan Pohaci berikut ini:

Membeli Tanaman tanpa Mengetahui cara Merawatnya

Setiap tanaman memiliki kepribadian sendiri dan membutuhkan perawatan yang berbeda. Hal ini berdampak pada kemampuan kita untuk merawatnya. Akibatnya, setiap kali Anda memperoleh tanaman yang menarik, Anda juga perlu memahami kepribadian tanaman dan cara merawatnya.

Paling tidak, waspadai masalah kritis seperti hidrasi, akses ke sinar matahari, dan bahan tanam, antara lain.

Jangan Letakkan semua Tanaman di satu sudut rumah.

Tanaman tidak boleh ditumpuk di sudut rumah. Mengapa? Karena ketersediaan setiap tanaman terhadap sinar matahari berbeda-beda. Tentukan ini dan mulailah menanam setiap tanaman di lokasi terbaik untuk pengembangan.

Beberapa Tanaman tidak Suka Disiram setiap hari

Beberapa orang melaporkan bahwa tanaman mereka layu secara tak terduga, meskipun mereka disiram secara menyeluruh dua kali sehari.

Jadi, apa akar penyebabnya? Perlu dicatat bahwa varietas tanaman tertentu tidak memerlukan penyiraman yang ekstensif. Janda menusuk tanaman, misalnya, perlu disiram setiap dua hari. Jika sering disiram, tanaman ini bisa layu.

Sekali lagi, setiap tanaman membutuhkan pendekatan penyiraman yang unik. Dan ini membutuhkan pengetahuan dan keahlian khusus. Intensitas penyiraman tanaman bervariasi tergantung pada apakah itu basah atau kering.

Menempatkan Tanaman di bawah Sinar Matahari penuh

Tanaman hias dalam ruangan, khususnya, tidak menyukai paparan cahaya langsung. Tanaman ini membutuhkan naungan agar sinar matahari langsung tidak mengenainya.

Berhati-hatilah untuk menempatkan setiap tanaman hias di lokasi yang optimal dengan ketersediaan cahaya sedang. Namun, terlalu sedikit cahaya dapat menghambat perkembangan dan membahayakan kesehatan mereka, jadi kita akan mendapat banyak manfaat dari pengetahuan dan pengalaman dengan akses ke cahaya untuk setiap varietas tanaman.

Dibiarkan Banyak debu

Debu dapat menempel pada daun tanaman di musim panas. Ini buruk karena dapat menghambat perkembangan tanaman dan mungkin menyebabkannya cepat layu.

Bagaimana itu bisa diselesaikan? Sebaiknya bersihkan daun tanaman dari waktu ke waktu untuk menghilangkan debu yang mungkin menumpuk dan mengganggu pertumbuhannya. Ini dapat dicapai dengan menyemprotkan atau menyeka daun seminggu sekali.

Media Tanam tidak Diganti

Juga, jika ada indikator tertentu dari masalah tanaman di daun atau dalam pertumbuhannya, periksa media tanam setiap saat. Mungkin karena media tanam dan juga masalah irigasi.

Untuk membantu perkembangan tanaman, ganti media tanam dengan menambahkan kompos atau sekam bakar. Penggantian ini tidak dilakukan dalam skala besar atau pada tanaman yang menunjukkan gejala tertentu.

Itulah enam faktor penting yang harus diperhatikan dalam merawat agar tanaman hias tidak mati mendadak. / Dy

Baca Juga: Peluang Bisnis Online di Masa Pandemi, Mudah dan Menguntungkan