Alat Berat Pertambangan

6 Jenis Alat Berat Pertambangan Lengkap Beserta Fungsinya

Penggunaan alat berat pertambangan kebanyakan digunakan untuk memindahkan bebatuan, lumpur ataupun berbagai macam material tambang lainnya. Setiap jenis alat berat yang dibutuhkan mempunyai karakteristik yang berbeda. Hal ini akan disesuaikan dengan fungsi serta cara penggunaannya. Berikut ini akan ditunjukkan beberapa jenis alat berat di dalam industri pertambangan. 

1. Vibratory Roller

 Alat Berat Pertambangan

Jenis alat berat pertambangan pertama yaitu bernama Vibratory Roller. Alat ini ditunjukkan dengan wujud drum besi yang digunakan pada roller berukuran 0.9 hingga 1.5 meter. Setiap getaran yang dihasilkan dari drum besi ini diperoleh dari eccentric shaft di dalamnya. 

Fungsi utamanya yaitu untuk memadatkan berbagai macam material kecil. Sehingga dapat membentuk padatan dan juga umum digunakan dalam proses pengaspalan. 

2. Articulated Dump Trucks 

Alat berat yang kedua yaitu Articulated Dump Trucks. Mungkin sudah sangat sering alat berat ini ditunjukkan dalam industri tambang. Pada dasarnya, fungsi yang dimiliki yaitu untuk membantu membawa material-material proyek. 

Jika pengertian umumnya yaitu sebuat dump truck dengan ukuran yang sangat besar. Salah satu keunggulan dari alat ini yaitu mampu digunakan untuk berbagai macam jenis jalan. Sehingga penggunaannya jauh lebih efektif ketika area pertambangan cenderung terjal. 

3. Bucket Wheel Excavator

Bucket Wheel Excavator atau bisa disingkat dengan istilah BWE adalah salah satu jenis alat pertambangan yang mampu menggali dalam skala besar. Diperkirakan kekuatan menggalinya yaitu hingga berkapasitas 20.000 m3/jam. Lebih mudahnya, keberadaan alat berat ini mampu menggali sekitar 7000 ton dalam hitungan jam saja. 

Jika ditinjau dalam proses produksinya, BWE akan dihubungkan dengan sebuah sistem canggih bernama belt conveyor. Salah satu hal yang harus diperhatikan ketika menggunakan BWE yaitu kondisi jalan. Apabila dirasa akses menuju tambang cenderung lebih sulit, maka BWE kecil dapat menjadi solusi. 

4. Dragline

Jenis alat berat pertambangan selanjutnya yaitu bernama Dragline. Pada dasarnya, alat ini mempunyai daya jangka cukup jauh. Selain itu juga menjadi salah satu jenis alat berat dengan berbagai macam fungsi. Hal ini dikarenakan mampu melakukan penggalian serta dapat memuat berbagai macam material sebelum dipindahkan. 

Ketika proses penggalian telah berlangsung, maka Dragline akan langsung masuk ke dalam lokasi. Namun untuk posisinya yaitu ditempatkan cukup jauh dari lokasi penggalian, yang terpenting alat ini berada di landasan yang aman. 

Baca juga: Apa Itu SLF Bangunan dan Mengapa Perannya Penting?

5. Power Shovel

Power Shovel atau Draulic Shovel merupakan jenis alat berat yang sering digunakan dalam industri tambang. Kapasitas dari Power Shovel juga dapat dibilang sangat besar. Hal ini didukung dengan tenaga ekstra yang kuat. 

Oleh sebab itu, tidak heran apabila alat ini digadang-gadang menjadi alat berat paling kuat untuk kategori excavator. Terlebih lagi, Power Shovel tidak hanya handal dalam pekerjaan penggalian tambang saja. Akan tetapi, dapat digunakan untuk pengangkatan material dengan beban atau bobot besar. 

6. Loading Equipment

Loading Equipment atau sering dikenal dengan sebutan alat muat merupakan alat berat yang digunakan untuk memuat material untuk diletakkan di alat angkut. Sehingga, alat ini telah dirancang khusus agar bisa menampung berbagai macam material tambang dengan jumlah muatan besar. 

Nah itulah beberapa penjelasan singkat terkait dengan alat berat pertambangan yang umum digunakan. Bagi Anda yang berencana ingin memanfaatkan salah satu alat berat untuk kebutuhan usaha pertambangan, memanfaatkan jasa pengurusan IUJP adalah solusinya. Konsultasikan setiap permasalahan usaha tambang Anda dengan IUJP dan temukan titik terangnya.