Gara Gara Aplikasi Dice Roller, Febri Ditangkap Polisi di Warung

Lodys Aura

Lodys Aura

Gara Gara Aplikasi Dice Roller, Febri Ditangkap Polisi di Warung

Polisi Cologne Progo telah menangkap empat penjudi dadu pria yang mengklaim bahwa mengunduh aplikasi perjudian di smartphone itu menyenangkan. Kamis (12/3/2020) 00.30 WIB.

Pelaksana Tugas Wakil Kapolres Kulon Progo Kompol Sudarmawan mengatakan, perjudian dadu kali ini tidak manual seperti dulu, melainkan dengan bantuan teknologi aplikasi yang lebih canggih.

“Memang tidak manual seperti dulu, harus dinaikkan dan diturunkan, tapi sekarang sudah ada aplikasi di ponsel bernama Dice Roller,” Sudarmawan merilis kasus tersebut ke Polsek Cologne Progo, Rabu (25/3/2020).

pkv games

Sudarmawan menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan dari warga bahwa ada kasus perjudian di TKP. Pukul 00.30 petugas mendatangi warung makan milik Agas Setyawan (33). Di sana keempat terdakwa berkumpul di Perjudian Dadu.

Febri Setiadi, 23 tahun, bertindak sebagai pedagang, sementara yang lain – Augustinus Pitayo (42), Widodo (42) dan Agas Setiawan – mempertaruhkan kemunculan burung beo yang muncul di telepon genggam. Itu hanya kesempatan, ”jelasnya.

Saat ditangkap, pihaknya menyita smartphone Samsung J50 berwarna perak yang berisi aplikasi Dice Roller, dua alas, enam kartu remi, dan total $ 696.000.

Fabri Setiadi yang mengaku sebagai pengusaha, mulai berjudi dengan ketiga sepupunya hanya saat mengunduh aplikasi Dice di Play Store. Dia bilang dia hanya berjudi dua kali.

“Dari patroli, lapar, kami pesan makanan di warung makan, dan sambil menunggu makanan datang, saya beralih ke Playstore dan ternyata ada aplikasinya, jadi kami putuskan untuk main,” ucapnya.

Sudarmawan mengatakan terdakwa, yang menghadapi hukuman 10 tahun empat bulan penjara, akan dikenakan Pasal 303 KUHP karena berjudi. Dengan inovasi teknologi ini, masyarakat dapat memilih untuk mengelompokkan dan menggunakan aplikasi dengan baik, bukan menyalahgunakannya.

Sumber: suara.com

Comments are disabled.