Apakah Prioritas Vaksin COVID-19 Layak Untuk Narapidana Korupsi?

Prioritas Vaksin

Prioritas Vaksin – Bulan lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Kesehatan memvaksinasi 39 dari 61 tahanan. Politik dengan cepat memicu kontroversi.

Masyarakat mempertanyakan urgensi narapidana KPK untuk mendapatkan vaksinasi terlebih dahulu dibandingkan dengan narapidana dan narapidana di lembaga pemasyarakatan (rutan) lainnya.

Selain itu, masalah vaksin prioritas di luar lapas belum juga terselesaikan.

Tahanan KPK tidak boleh menjadi penerima vaksinasi prioritas karena situasi penahanan mereka atau pelanggaran yang mereka lakukan.

Prioritas vaksin

Direktorat Jenderal (Dirjen) Lembaga Pemasyarakatan – lembaga Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang bertanggung jawab atas lembaga pemasyarakatan – baru saja mencapai tahap identifikasi kebutuhan penerima vaksinasi bagi pegawai negeri sipil, pegawai negeri sipil dan tahanan, serta narapidana di lembaga pemasyarakatan. lingkungan pemasyarakatan Penjara.

Pada bulan Februari yang lalu, dari data Ditjen Pemasyarakatan mendata jumlah narapidana mencapai 252.999 orang, terdiri dari 48.509 narapidana .

Lapas dan Lapas saat ini berkapasitas 135.704 orang. Jumlah narapidana yang dipenjara saat ini 86% di atas kapasitas yang tersedia (overcrowding), suatu keadaan yang jauh dari kata layak.

Dari 525 Rutan dan Lapas di seluruh Indonesia, 395 sudah overcrowded.

Pemberian vaksin harus diprioritaskan di tempat-tempat yang ramai karena berisiko lebih besar menyebarkan epidemi.

Skala prioritas untuk narapidana kemudian dapat didasarkan pada kerentanan dalam konteks kelompok usia seperti orang tua dan, untuk beberapa vaksin, anak-anak dan ibu menyusui.

Kondisi kesehatan narapidana kemudian menjadi kriteria penentuan prioritas berikut.

Misalnya, vaksin buatan pemerintah Sinovac tidak dapat diberikan kepada orang dengan kondisi medis atau riwayat penyakit, seperti diabetes mellitus, asma, dan TBC, kecuali dalam kondisi tertentu.

Piramida Kejahatan

Selain situasi penahanan, tingkat kejahatan yang dilakukan juga harus diperhitungkan.

John Hagan – Profesor Sosiologi dan Hukum di Northwestern University, Illinois, Amerika Serikat (AS) – mengembangkan instrumen untuk mengukur kejahatan pada tahun 1985, yang kemudian disebut sebagai piramida kejahatan.

Menurut Hagan, perbedaan berat ringannya suatu kejahatan tergantung pada tiga dimensi, masing-masing mulai dari rendah/ringan hingga tinggi/berat.

Dimensi pertama adalah kesepakatan tentang norma atau konsensus, yaitu derajat benar atau salahnya suatu tindakan berdasarkan kesepakatan atau konsensus masyarakat.Dimensi kedua adalah severity of societal response yaitu keseriusan respons masyarakat yang tercantum dalam hukum.

Respon sosial ini dimulai dengan penelantaran, peringatan, denda, hukuman penjara, bahkan hukuman mati. Semakin serius ancaman hukuman yang dirumuskan, semakin besar persetujuan masyarakat terhadap sanksi dan semakin serius penilaian publik terhadap tindakan tersebut, menurut Hagan.

Dimensi ketiga adalah peringkat kerugian sosial, yang dirumuskan Hagan sebagai dampak relatif dari suatu kejahatan berdasarkan konsekuensinya.

Berita politik Indonesia memperlihatkan adanya pelanggaran hukum yang hanya merugikan si pelanggar, seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian, prostitusi, dan perilaku menyimpang lainnya.

Ada juga pelanggaran hukum yang merugikan orang lain, baik dalam jumlah kecil maupun pelanggaran hukum yang merugikan banyak orang, seperti kerugian dari perusahaan yang menjual produk yang tidak sehat atau bahkan fatal.

Piramida kejahatan Hagan dapat menjadi kontribusi tambahan untuk menentukan prioritas vaksinasi narapidana dan narapidana.

Prioritas dapat diberikan dengan memvaksinasi kejahatan ringan sebelum menangani pelaku kejahatan berat seperti terorisme dan kejahatan luar biasa seperti korupsi.

John Rawls – seorang filosof politik dari Amerika Serikat – menganjurkan “justice as fairness” dalam bukunya A Theory of Justice, yaitu suatu kondisi yang dibutuhkan oleh keberadaan keadilan dalam masyarakat pluralistik yang setara.

Menurut Rawls, keadilan adalah kebajikan terpenting dalam sebuah institusi sosial. Hal ini juga berlaku sehubungan dengan pemberian vaksin; Dalam hal ini, negara berperan.

Tentu saja, jika keutamaan vaksin bagi narapidana dan narapidana dilakukan dengan baik dan tepat, tidak akan ada keributan.

Kementerian Kesehatan yang bertanggung jawab di bidang kesehatan dan penanganan COVID-19 harus proaktif dan mengedepankan prinsip pemerataan dalam pendistribusian dan pemberian vaksin kepada narapidana dan narapidana.

Kebijakan yang Didukung

Pemberian vaksin kepada para tahanan dan narapidana harus didukung karena bagaimanapun mereka yang menjalani hukuman juga warga negara Indonesia. Termasuk juga narapidana kasus korupsi.

Hanya saja, tahanan KPK tidak menjadi prioritas penerima vaksin dalam kasus ini, baik karena situasi penahanan maupun terkait dengan kejahatan berat.

Pemerintah sendiri telah mengklasifikasikan korupsi sebagai kejahatan luar biasa.

Selain itu, penyaringan awal harus dilakukan untuk memastikan tahanan KPK masuk dalam kategori kelompok rentan yang perlu segera divaksinasi.Kesadaran bersama diperlukan untuk pentingnya memelihara keadilan, dalam hal ini dalam pertimbangan pemilihan prioritas penerima vaksin.

Semua kebijakan pemerintah yang baik, wajar, dan terukur, tanpa ragu sedikit pun, didukung oleh masyarakat.

Demikian ulasan berita politik Indonesia mengenai Apakah Prioritas Vaksin COVID-19 Layak Untuk Narapidana Korupsi, semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk Anda. /Aha

Baca Juga: Bagaimana Menjadi Seorang Pengacara Handal

Main Judi Di Sebuah Warung, 4 Tersangka Diringkus Polisi

Main Judi Di Sebuah Warung, 4 Tersangka Diringkus Polisi

Jajaran Aparat kepolisian Polsek Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) terpaksa menahan 4 orang tersangka judi jenis kartu Remi Song karena aktifitas judi itu membuat tak tenang masyarakat setempat.

Adapun ke empat tersangka judi song itu,yaitu DVD (35), HDR (49), SRH (42) dan WSM (34) ditahan unit Reskrim Polsek Batang Gangsal disebuah warung dipinggir jalan Lintas Timur Desa Talang Lakat Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Inhu Senin/tgl 4 /01/2021. Tepat pada pukul 15.30 Wib.

Kapolres Inhu AKBP Efrizal S.IK melewati PS Paur Humas Polres Inhu Aipda Misran, kepada rekan-rekan wartawan Rabu 6 Januari 2021 membetulkan diringkusnya empat tersangka judi kartu remi jenis song di daerah Batang Gansal Kabupaten Inhu.

Diungkapkannya,pada Senin 4 Januari 2021 siang, Kapolsek Batang Gansal Ipda Raditya Wahyu Aji Pambudi S.Tr.K memperoleh informasi dari masyarakat jika ada sebuah warung di Desa Talang Lakat yang sering dijadikan lokasi bermain judi kartu remi.

Setelah itu Kapolsek mengintruksikan PS Kanit Reskrim Aipda Sianturi SH beserta personel Reskrim Polsek Batang Gansal untuk pemeriksaan kelapangan.

togel singapura

Ternyata betul, disebuah warung pinggir jalan, ada lima orang pria yang senang bermain judi kartu remi.

Baca juga: Sibuk Merekap Kupon Togel, Seorang Bandar di Minahasa Dibekuk Polisi

Ketika warung tersebut digerebek, polisi berhasil menahan tiga pemain judi, namun 2 orang lagi berhasil kabur lewat pintu belakang dan masuk kedalam kebun serta semak belukar, walau sempat juga dikejar, keduanya berhasil lolos, tapi data diri mereka sudah dikantongi,” Ucapnya.

Dimana ketiga tersangka mengakui sudah bermain judi kartu remi serta barang bukti 3 kotak kartu Remi dan uang tunai Rp.225.000 ribu yang dicurigai menjadi taruhan dalam judi itu.

Disamping Selain membawa 3 orang tersangka judi, polisi juga menangkap 1 orang tersangka yang sudah mengetahui atau melihat tindak pidana judi itu dan menyediakan lokasi untuk berjudi jelasnya.

Jadi dari ke empat tersangka 4 orang, sedangkan dua tersangka lainnya terus dikejar karena data diri mereka telah kita kantongi,” tutup Misran menutupnya.(Buds)

Baca juga: riaugreen.com

Polisi Grebek Tempat Judi, Pemain Tunggang Langgang Kabur Dari Lokasi

Polisi Grebek Tempat Judi

Sepertinya pola dari tempat judi selalu terselubung ataupun tertutup sehingga masyarakat tidak bisa mengaksesnya. Namun, berbeda cerita ketika ada laporan dari masyarakat bahwa sebuah lokasi permainan judi dilangsungkan dan melapor ke pihak polisi agar melakukan penggerebekan, 24 Januari 2021.

Dari lokasi tempat judi tersebut polisi berhasil mendapati para pemain yang sedang melangsungkan permainan judi. Langsung saja melihat adanya penggerebekan tersebut para pemain lari hingga ada yang naik ke atap rumah warga. Dari tim khusus anti bandit Polsek Sunggal datang hingga melakukan penangkapan serta penyitaan.

Loaksi perjudian tersebut berada di Kecamatan Medan Sunggal Jalan Bunga Raya. Akses ke lokasi memang tertutup, bahkan dari pihak polisi harus melewati gang sempit dan bisa dilalui oleh kendaraan bermotor saja.

Proses penggerebekan tersebut menyita perhatian masyarakat setempat. Sehingga dari pemain judi tersebut ada yang lari panik sampai nekat memanjat atap rumah warga. Menghindari sergapan polisi para pemain judi tersebut melakukan upaya untuk melarikan diri.

Beberapa mesin judi tembak ikan dari lokasi perjudian berhasil disita. Kemudian dari seorang ibu rumah tangga di sekitar lokasi penggerebekan juga mengamuk dengan adanya tindakan perjudian tersebut dan melampiaskan kekesalannya.

Masyarakat memang sudah mengalami rasa jenuh dengan praktek judi tembak ikan tersebut. Para pemain yang juga warga setempat sudah diberi peringatan tetap saja tidak jera, sehingga banyak warga melampiaskan kekesalannya pada proses penggerebekan tersebut.

Pembasmian lokasi judi memang perlu dilakukan dalam waktu cepat. Masyarakat sendiri sudah terganggu dengan aktivitas permainan judi yang ternyata bisa dilakukan selama 24 jam tersebut. Bahkan ada anggapan dari masyarakat bahwa tempat perjudian tersebut menjadi salah satu tempat transaksi narkoba.

Memang terlihat berpotensi dari satu tempat perjudian bisa langsung menjadi salah satu tempat transaksi narkoba. Dari sinilah polisi terus menyisir lokasi perjudian di beberapa jalan dan melakukan penyitaan berupa satu unit mesin judi tembak ikan. Mengamankan mesin judi yang kemudian ditutupi terpal lalu membawanya ke kantor polisi menjadi satu upaya nyata agar praktek perjudian bisa hilang.

togel
ilustrasi perjudian

baca juga: Main Judi Di Sebuah Warung, 4 Tersangka Diringkus Polisi

Para kalangan pemuda di sekitar lokasi juga mendapat proses razia sehingga mereka hanya bisa pasrah dengan adanya razia tersebut. Beberapa bukti dari pemain seperti uang tunai yang dipakai untuk taruhan turut diambil pihak polisi. Proses pemeriksaan juga menjalar ke bagian kendaraan dari para pemain dengan mengecek semua surat-suratnya.

Dua mesin judi tembak ikan kemudian sepeda motor juga turut diamankan pihak polisi. Dari sinilah pihak polisi juga ingin mengingatkan kepada masyarakat bila ada terjadi lagi praktek perjudian harus cepat melapor untuk mendapatkan tindakan tegas dari aprat berwenang. Proses penggerebekan tersebut menjadi satu bukti bahwa perjudian masih terjadi di masyarakat yang harusnya cepat diberantas.

sumber: daerah.sindonews.com

Sibuk Merekap Kupon Togel, Seorang Bandar di Minahasa Dibekuk Polisi

Sibuk Merekap Kupon Togel, Seorang Bandar di Minahasa Dibekuk Polisi


Indonesia memang sudah menjadi salah satu negara yang memiliki aturan hukum yang sangat begitu ketat. Dengan banyak sekali aturan hukum yang nantinya harus bisa dipatuhi oleh semua masyarakatnya. Misalnya saja adanya aturan hukum berupa larangan melakukan kegiatan haram seperti minum-minuman keras dan berjudi. Ini sudah menjadi sebuah penyakit masyarakat yang selalu dilarang oleh negara Indonesia. Dan semua orang tentu nanti wajib menghindari kegiatan haram yang satu ini. Jika tidak ingin diamankan oleh pihak berwajib. Dengan akan diberikan hukuman berat berupa di masukkan didalam penjara.

situs slot


Tentu sudah banyak orang yang ketahuan masih saja melakukan kegiatan penyakit masyarakat salah satunya adalah berjudi. Dengan permainan judi yang kerap dilakukan kebanyakan orang adalah togel. Memang permainan judi yang satu ini memiliki cara main yang mudah. Dimana setiap orang yang bermain cukup membuat tebakan angka secara akurat. Dengan sambil memasang taruhan berupa uang asli. Dan jika menang setiap orang akan menerima keuntungan yang cukup besar. Ini yang menjadi alasan kuat banyak orang Indonesia masih saja bermain permainan judi togel.
Dimana kegiatan perjudian togel sengaja dilakukan banyak orang Indonesia. Jelas dengan tujuan utama untuk meningkatkan kondisi perekonomian yang semakin memburuk. Dengan bermain judi tentu banyak orang akan lebih mudah untuk mendapatkan keuntungan besar secara mudah dan singkat. Namun, kita perlu tahu jika kegiatan perjudian adalah sebuah tindakan yang melanggar hukum. Ini akan membuat kita semua terancam diamankan oleh pihak berwajib.
Dan baru-baru ini ada seorang warga Kabupaten Minahasa yang harus diamankan oleh pihak berwajib. Tentu alasan utamanya karena sudah melanggar aturan hukum berupa melakukan tindak perjudian togel. CW (35), warga Kapataran, Lembean Timus, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Tentunya harus rela diamankan oleh unit Resmob Polres Minahasa saat sedang merekap kupon judi togel di rumahnya, Rabu (6/1/2021) malam.
Penangkapan pelaku tentu saja berdasarkan dari laporan warga sekitar yang merasa resah dengan adanya prektek perjudian tersebut. Tentunya laporan langsung ditindaklanjuti secara cepat oleh unit Resmob dengan melakukan penyelidikan di wilayar Lembean Timur.
Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast menjelaskan di TKP petugas mengetahui pelaku sedang merekap kopun togel. Petugas juga mengetahui adanya barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp.279.000, buku rekapan dan handphone. “Pelaku dengan semua barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Minahasa untuk diperiksa,” kata Julest.
Tentunya Kabid Humas Polda Sulit, Julest sangat berterimakasih kepada masyarakat sekitar yang telah bekerja sama untuk mengamankan pelaku. Ini adalah salah satu bentuk itikad baik dari masyarakat yang memang ingin juga memberantas dunia perjudian khususnya di Minahasa. Dari laporan yang diterima pihak kepolisian dari warga. Ini membuat kasus perjudian togel bisa langsung terungkap dengan cara yang mudah dan cepat.
“Kasus ini masih dalam pengembangkan lebih lanjut untuk mengetahui lebih jelas adanya pelaku yang lainnya. Polda sulut beserta jajaran tetap berkomitmen penuh untuk memberantas semua bentuk perjudian sampai ke akar-akarnya,” pungkasnya.
Sebagai warga Indonesia yang baik tentu saja kita nantinya tidak boleh memastikan diri untuk melakukan praktek penyakit masyarakat. Entah itu, minum-minuman keras atau bahkan bermain judi seperti yang dilakukan CW, warga Minahasa, Sulawesi Utara. Pasti semua orang tahu jika di negara ini sudah membuat larangan hukum berupa melakukan kegiatan penyakit masyarakat. Dan semua orang yang ketahuan sedang melakukan kegiatan seperti ini. Otomatis nantinya akan secara langsung diamankan oleh pihak berwajib. Dan nanti akan secara langsung mendapatkan hukuman berat berupa kurungan penjara.
Jadi jika memang kita sedang berada pada kondisi perekonomian yang sulit. Jangan sekali-kali memastikn diri untuk melakukan bisnis haram berupa berkecimpung dalam dunia perjudian. Misalnya saja menjadi pemain atau bandar dalam permainan judi togel. Karena ini adalah salah satu kegiatan yang menyimpang. Dan sudah dianggap sebagai salah satu kegiatan yang dilarang oleh negara. Memang nanti kita akan memperoleh keuntungan besar secara singkat. Namun, dibalik hal manis ini nanti akan muncul risiko besar berupa diamankan oleh pihak berwajib. Dengan harus mendekam didalam bui untuk ancaman maksimalnya selama 10 tahun.

Polisi Lampung Di Timur Telah Bongkar Praktik Judi Online

Bongkar Praktik Judi Online

Polisi mengungkap permainan judi online di Kecamatan Batanghari Nuban Kabupaten Lampung Timur.

Kapolres Lampung Timur AKBP

Setelah mendapat perintah untuk mencari judi togel, tersangka diduga melakukan perjudian online dengan mengirimkan e-mail (SMS / WA) dari pelanggannya, kemudian dikirimkan atau dipasang melalui sistem online dengan menggunakan handphone.

ilustrasi barang bukti

baca juga: Seorang Pelaku Judi Online Diamankan Petugas Polres Bengkalis

Dalam proses penangkapan, polisi Batanghari Nuban menyita uang tunai ratusan ribu rupiah, tiga unit ponsel, kartu ATM, dan buku pesanan judi togel.

Sumber: lampung1.com

Seorang Pelaku Judi Online Diamankan Petugas Polres Bengkalis

Seorang Pelaku Judi Online Diamankan Petugas Polres Bengkalis

RIAUGREEN.COM – Baru-baru ini, Polres Bengkalis berhasil mengamankan seorang laki-laki CS alias Edi, 29 tahun, yang tinggal di Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis.

Seperti diberitakan Kantor Berita RRI, Edi diduga sebagai pelaku kejahatan judi yaitu sebagai pialang atau perantara perdagangan online jenis togel. Dia diamankan petugas pada Minggu (10/1/2021).

Dari kejadian ini petugas menyita barang bukti berupa handphone, kartu ATM, empat slip bukti transfer kepada pemilik situs togel, uang berjumlah Rp. 342.000, satu pulpen dan dua lembar kertas berisi angka dan nomor.

asianbookie

Kapolres Bengkalis, AKBP Hendra Gunawan, S.I.K., M.T. mengkonfirmasi hal ini melalui Kasat Reskrim, AKP Meki Wahyudi, S.I.K.

Menurutnya pelaku mengaku bahwa dia menjalankan bisnis ini baru dalam 2 bulan.

“Caranya pelaku memasukkan nomor togel yang dipesan orang ke dalam sebuah situs togel, karena pelaku memang sudah memiliki akun disana. Dan setiap uang setoran dari pemesan disetorkan pelaku ke rekeningbank pemilik situs, ”kata AKP Meki, Senin pagi (11/11).

Kini, pelaku dan juga barang bukti sudah dibawa kantor BKO Sat Reskrim 125 Polres Bengkalis demi pemeriksaan lebih lanjut.

Hanya Amankan 3 Mesin Judi Polisi Gerebek Ruko Kosong Melompong

Razia Bocor, Polisi Grebek Ruko Kosong Melompong, Amankan 3 Mesin Judi

Tim Polsek Bengkalis dan Polsek Siak Kecil mengamankan tiga mesin yang diduga digunakan sebagai perlengkapan bermain di sebuah gedung ruko di Desa Tanjung Datuk, Kecamatan Siak, Bengkalis pada Rabu, 6 Januari 2021.

Kapolsek Bengkalis AKBP Hendra Gunawan mengatakan, diduga penggerebekan di taman bermain itu bocor.

situs judi qq online

“Tidak ditemukan aktivitas di toko yang kosong selama penggerebekan, hanya ada tiga mesin slot Gelper Shooting Fish,” kata AKBP Hendra kepada RIAUONLINE.CO.ID, Jumat 8 Januari 2021.

Mantan Kasat Lantas Polres Bengkalis 2006-2007 itu juga mengatakan, bangunan niaga yang digunakan sebagai tempat atau tempat judi itu milik adik Yongki.

Saat ini kami mendalami dan terus memproses serta  menyelidiki, dan mengamankan barang bukti pada 3 unit mesin ini untuk proses penyidikan,” pungkasnya.

Sebelumnya dikabarkan Tim Polres Indragiri Hilir (Polres Inhil) menangkap dua pria yang diduga terlibat judi online di Pekan Arba Ujung, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Inhil, Rabu 6 Januari 2021 lalu. menjadi.

Diketahui, kedua pria tersebut bernama Abdul Yadi (48) dan Herman (47).

Kapolsek Inhil AKBP Dian Setyawan mengatakan penangkapan pertama dilakukan oleh tim dan dilakukan pemeringkatan setelah mendapat laporan dari masyarakat.

Sumber: Riauonline.co.id

Polres Cilacap Telah Menangani 332 Kasus Kejahatan Sepanjang 2020, Diantaranya Terdapat 63 Kasus Perjudian

Polres Cilacap Telah Menangani 332 Kasus Kejahatan Sepanjang 2020, Diantaranya Terdapat 63 Kasus Perjudian


Kepala Kepolisian Resor Cilacap, AKBP Dery Agung Wijaya mengungkap bahwa terjadi penurunan angka kriminalitas di Cilacap selama tahun 2020 mengalam penurunan. Angka kriminalitas sepanjang tahun 2020 ini disebut lebih rendah dibandingkan tahun 2019 lalu.

Dilansir dari halaman RRI.co.id, disebutkan bahwa angka kejahatan pada tahun 2019 lalu yang dilaporkan mencapai sebanyak 360 kasus. Sedangkan pada sepanjang tahun 2020 yang belum lama terlewat, kasus kejahatan yang dilaporkan hanya sebanyak 332 kasus. Dari data tersebut diketahui terjadi penurunan sebesar 28 kasus kasus.

Dari jumlah total kasus kejahatan yang terjadi pada tahun 2020 tersebut, angka tersebut didominasi oleh kasus perjudian, dengan jumlah 63 kasus. Selain kasus perjudian, kasus pencabulan anak juga menjadi kasus terbanyak yang terjadi di Cilacap, dengan jumlah 45 kasus.

Terdapat juga kejahatan pencurian dengan pemberatan (pencurian khusus) yang menempati posisi ketiga sebagai kasus yang sering terjadi di Cilacap, yakni dengan 43 kasus yang dilaporkan. Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Cilacap.

“Untuk jenis kejahatan yang paling dominan dilaporkan tahun 2020 adalah kasus perjudian sebanyak 63 kasus, lalu ada pencabulan anak dibawah umur 45 kasus dan pencurian dengan pemberatan dengan 43 kasus”, Ungkap Kapolres Cilacap yang dilansir di halaman RRI.co.id

Selain 3 tindak kriminal yang disebutkan sebelumnya. Di Cilacap juga terdapat beberapa kasus kejahatan lainnya dengan jumlah pelaporan cukup banyak, yakni meliputi 40 kasus penggelapan, 24 kasus pencurian sepeda motor, 24 kasus pengeroyokan, 21 kasus pencurian biasa, 16 kasus penganiayaan, 10 kasus KDRT, 9 kasus penadahan, 4 kasus pemalsuan dokumen, 2 kasus penggelapan jabatan, 2 kasus perzinahan, 1 kasus perdagangan anak, 1 kasus pengedaran uang palsu dan terakhir 1 kasus percobaan pemerkosaan.

Pelaku kejahatan tindak kejahatan tersebut sendiri didominasi tengah berada pada usia produktif yakni 21 hingga 45 tahun.
Dari data yang diungkap sebelumnya, kejahatan di Cilacap didominasi oleh praktik perjudian.

Bukan hanya perjudian langsung, angka perjudian melalui situs perjudian di situs poker online, situs casino dan lainnya juga semakin meningkat.

Dalam hal ini, diharapkan kepolisian dapat meningkatkan prestasinya dan
mengungkap lebih banyak tindak kriminal, termasuk praktik perjudian ini.

Judi Online Dalam Pertarungan Politik Biden-Trump

Judi Online Dalam Pertarungan Politik Biden-Trump

Siapa sangka pertarungan politik untuk memperebutkan kursi jabatan pemerintahan tertinggi di Negara Adidaya, Amerika Serikat, ini menjadi ajang pertaruhan online alias judi online oleh para pendukung masing-masing capres.

Kita semua tahu bahwa pemilihan presiden AS kemarin melibatkan dua calon presiden, yaitu Donald Trump yang kini masih menjabat sebagai presiden AS dan pesaingnya, yaitu Joe Biden.

Keduanya tentu memiliki pamor yang sangat terkenal di kancah politik di AS. Tak heran jika keduanya pun memiliki pendukung yang sangat banyak. 

Bahkan uniknya lagi, banyak pendukung Joe Biden yang memasang taruhan online dalam jumlah besar.

Tak tanggung-tanggung; besaran taruhan yang dipasang bahkan hingga 1 juta Poundsterling atau jika dirupiahkan sekitar 18,9 miliar rupiah (dengan asumsi kurs rupiah 18.900).

Tentu saja taruhan pada judi online ini akan diberikan kepada pemenang jika Joe Biden terbukti menangkan pemilihan. 

Dilansir dari Finance Detika.com edisi Selasa, 3 November 2020, ajang judi online yang tak biasa ini difasilitasi oleh bursa judi online terbesar di dunia, Betfair Exchange. Tempat ini memang disediakan secara khusus untuk para pemain judi kelas kakap. 

situs judi online

Ada pemain judi yang juga adalah pendukung fanatik Biden telah memasang taruhan sejak 29 Oktober 2020 lalu, dan jika Biden menang, pendukung Biden ini nantinya akan mendapatkan keuntungan sebesar 540.000 Poundsterling. Ia juga akan membawa pulang hadiah sebesar 1 juta Poundsterling. 

Sementara itu, peluang Biden untuk menang sangat besar, bahkan hingga mencapai 65%, sedang Trump peluang menangnya hanya 35% saja. Dan benar saja, Biden berhasil unggul dalam perolehan suara.

Ajang pemilihan presiden AS kali ini memang benar-benar menarik perhatian dunia. Bagaimana tidak, ada banyak sekali masyarakat dari berbagai belahan dunia turut mengikuti perkembangan perolehan suara.

Masyarakat Inggris, misalnya, bahkan ikut serta bertaruh dengan memasang taruhan uang untuk kemenangan Biden. 

Uang taruhan yang terkumpul mencapai 220 juta poundsterling atau setara dengan 4 miliar rupiah. Jumlah ini terus bertambah hingga mencapai 400 juta Poundsterling.

Jumlah ini melampaui rekor jumlah taruhan terbesar sebelumnya yang hanya 199 juta Poundsterling yang mana taruhan ini terjadi ketika sedang ada pemilihan presiden AS dengan dua kandidat terkuat saat itu, yaitu Trump dan Clinton. 

3 Tersangka Judi Online Ditangkap, Ada yang Beromset 80 Juta Lebih

3 Tersangka Judi Online Ditangkap, Ada yang Beromset 80 Juta Lebih

Karena usaha yang ditekuninya makin hari makin sepi, seorang ayah anak dua ini coba mencari peruntungan dengan bermain judi online dengan beberapa warga di kampungnya. Tersangka berinisial H (38 tahun) bersama para pemain lainnya langsung kena ringkus oleh tim Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dilansir dari Jawapos.com edisi 23 September 2020, tersangka H mengaku sangat menyesal atas perbuatannya ini. Pasalnya istri dan kedua anaknya akan semakin susah lantaran dirinya kini mendekam di tahanan. 

Tersangka mengaku bahwa dia baru dua pekan iseng bermain judi sutil. Ia terpaksa ikut main judi karena usaha jualannya sepi dan bingung mendapatkan uang darimana. Ia kini sangat menyesal karena ia tidak bisa berbuat apa-apa. 

Kompol Wahyudin Latief, Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, menginformasikan bahwa dirinya mendapatkan laporan dari masyarakat tentang adanya kegiatan perjudian di kawasan tempat tinggal mereka. Ia lalu menugaskan beberapa petugas untuk menyelidiki dugaan kasus ini. Proses penyelidikan dilakukan baik secara konvensional maupun via pantauan dari bidang IT.  

bandar ceme
ilsutrasi judi online

Dari penyelidikan ini, petugas berhasil mengungkap identitas para pelaku judi. Para pelaku memang kerap bermain judi di rumah salah satu pelaku atau juga di kamar. Sebagian besar pelaku menjalankan ‘kesibukannya’ di depan laptop. Kemungkinan besar para pelaku ini memainkan judi sutil karena tidak memiliki kegiatan lain, ungkap Wahyudin. 

Rupanya petugas telah melakukan pengintaian dan penyelidikan selama dua bulan. Dari pengintaian dan penyelidikan ini, terungkap ada 13 jenis permainan judi yang kerap dimainkan oleh 20 tersangka. Jenis judi yang dimaksud adalah judi togel biasa, judi togel online (togel singapura dan togel hong kong), judi bola, dan masih banyak jenis judi lainnya. Baik judi online maupun judi konvensional yang dimainkan porsinya seimbang. 

Praktik perjudian ini tentu beromzet besar. Bahkan omzet yang didapatkan oleh pelaku bisa mencapai lebih dari 80 juta rupiah. Para pelaku ini umumnya adalah pemain, bukan bandar. Mereka juga kerap bermain dengan sistem cash market

Pasca penggerebekan, petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya adalah 3 unit laptop, 20 unit handphone, uang tunai 4 juta rupiah, buku rekap judi togel, kartu ATM, dan buku tabungan. Para tersangka terancam hukuman pidana penjara maksimal 10 tahun karena telah melanggar pasal 303 ayat 1. 

Sumber: Jawapos.com